Senin, 31 Oktober 2011

Apa Itu Palet Layers ?

Saat kita bekerja dengan photoshop sebenarnya kita dihadapkan pada lapisan-lapisan gambar (layer). Maka palet layer merupakan sesuatu yang sangat penting , karena melalui palet layer kita bisa mengedit, menghapus, mengubah ukuran, memindahkan, transform gambar dan sebagainya.layers 

Saat kita membuka program photoshop palet layer akan ditampilkan di sebelah kanan bawah dari layar photoshop, kalau belum ada maka bisa dimunculkan melalui menu Window > Layers ( atau tekan F7 ).palet-layer[4]

  1. Layer Blending Options, digunakan untuk mengatur tampilan pixel-pixel layer terhadap layer yang posisinya berada dibawahnya.
  2. Image Adjustment Layer,  menunjukkan gambar/thumbnail layer yang merupakan pengaturan warna.
  3. Layer Thumbnail, ini merupakan tampilan gambar kecil dari gambar yang sedang dikerjakan. Jika gambar aslinya adalah sebuah text maka layer thumbnailnya adalah sebuah huruf T.
  4. Layer Mask Thumbnail, tampilan gambar yang sedang dikerjakan dalam mode grayscale channel.
  5. Indicates Layer Visibility, digunakan untuk mengatur tampil atau tidaknya sebuah layer.
  6. Link, digunakan untuk mengelompokkan dua atau lebih layer / layer group.
  7. Add a Layer Style, digunakan untuk membuat layer style atau blending options, fungsinya sama dengan menu yang ada di Menu Layer > Layer Style.
  8. Add Layer/Vector Mask, digunakan untuk melindungi seluruh atau sebagian layer gambar dari proses pengeditan.
  9. Create New Fill or Adjusment Layer, digunakan untuk mengubah warna. Fungsinya sama dengan menu Edit > Fill dan menu Image > Adjusments.
  10. Create a New Group, digunakan untuk membuat layer group. Kita dapat mengelompokkan beberapa layer dalam satu group apabila kita bekerja dengan banyak sekali layer tujuannya adalah untuk mempermudah proses pengerjaan.
  11. Create a New Layer, digunakan untuk membuat layer baru yang kosong.
  12. Delete Layer, digunakan untuk menghapus layer atau dapat juga dilakukan dengan cara mengaktifkan layer yang akan dihapus kemudian tekan tombol Delete pada keyboard.
  13. Palet Menu, digunakan untuk menampilkan pilihan menu palet.
  14. Opacity, untuk mengatur tingkat transparansi layer. Semakin kecil nilai opacity maka gambar akan semakin transparan.
  15. Fill, fungsinya sama seperti opacity yaitu untuk mengatur transparansi layer, namun fill ini tidak mengatur bagian yang merupakan layer style.
  16. Indicates Layer Effects, Icon (fx) ini berfungsi untuk menunjukkan bahwa layer ini terdapat efek layer style, sedang panah kecil disebelahnya digunakan untuk menampilkan atau tidaknya detail dari layer style.
  17. Lock Layer, Icon ini menunjukkan bahwa layer tersebut dalam keadaan terkunci. Untuk membukanya dengan cara lakukan double klik pada layer ‘background’ kemudian klik OK pada dialog yang muncul (diterapkan pada gambar dengan extention .jpg).

2 komentar:

Anonim mengatakan...

Makasih Tutorialnya, semoga nambah ilmu pengetahuan.

anggi al mengatakan...

Kalau hanya baca ngak akan bisa, jadi saya langsung praktekkan. Thanks sob tutorialnya.... sangat bermanfaat bagi saya yang sedang belajar dalam ilmu desain.... http://blogku-al.blogspot.com/